Mas Ahmad Syarif Hidayatullah - Kebumen Alumni tahun 2017

Seorang Bisnis Owner mau bengkelnya rame, Kira kira apa yang dilakukan?

Menambah skill korter, strategi yang dilakukan oleh Mas Ahmad Syarif Hidayatullah asal kebumen. Menurutnya bengkel korter punya peluang yang bagus dalam dunia bisnis, apalagi mas syarif sudah punya bengkel sekaligus punya hobby oprek motor sehingga makin membuat jalannya terbuka terang ketika dia menambah skill korternya Saat ini dia berpenghasilan minimal 7,5 juta/ bulan hanya dari bengkel korternya saja dengan rata rata menggarap 10 blok/hari, per blok dikenai biaya 25 ribu. padahal seharinya dia bisa menggarap 17-20 blok. Coba bayangin berapa penghasilan mas syarif jika sehari dia mengkorter 20 blok? “Alhamdulillah bengkel rame terussss…. Nanti kalo ada waktu mau main ke jogja lagi saya. Salam buat mbah yono ya”

Coba bayangin deh, lulusan SMA IPA tidak ingin melanjutkan kuliah terus mau ngapain? Mau kerja skillnya belum ada, mau nganggur juga ga enak kan?

Mas Farhan habiburrahman mengalami gejolak batin itu padahal dia adalah anak dari bisnis man, orangtuanya sudah memiliki bengkel sparepart motor dan menerima korter dari konsumen. Tetapi untuk pengerjaan korter bloknya harus dialihkan ke bengkel lain karena keluarganya termasuk keluarganya belum punya skill korter. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk bergabung dengan kursuskorter.com diantar keluarganya ke jogja. Kesan pertama tiba, mas Farhan bingung dengan mesin-mesin korter. Tetapi setelah 2 minggu kursus, mas Farhan dinyatakan BISA dan SIAP BUKA BENGKEL Alhamdulillah sekarang sudah buka bengkel korter, garapan blok motornya juga rame terus. “Sekarang kami sudah tidak mengalihkan korter ke bengkel lain. Saya kerjakan dan Mereka puas dengan hasil korteran saya. Salam buat Mbah yono. Sukses Terus kursuskorter !”

Mas Farhan - Aceh Alumni 2019