Mengulik Apa Itu OVERBOSS dalam Dunia Bengkel Motor

Mengulik Apa Itu OVERBOSS dalam Dunia Bengkel Motor

Istilah Over Boss ini tidak asing lagi bagi para penyuka mesin. Over boss biasanya disebut dengan ganti liner atau ganti boring. Menurut Pak Yono instruktur kursus korter dari www.kursuskorter.com Overboss adalah, “Mengembalikan mesin itu menjadi standart 0 kembali. Mesin baru itu biasanya ada over size nya, over size 25, nanti meningkat 50, terus meningkat lagi 75 kemudian 100. Nah meningkat 100 itu over size nya sudah habis. Nah terus di kembalikan lagi over size nya seperti standart aslinya itu dinamakan OVERBOSS.”

Berbicara soal overboss atau pengantian liner, tentu ada hal yang harus diperhatikan saat melakukan pergantiannya. Salah sedikit saat pemasangan maka akan berakibat fatal dan sangat merugikan. Kenapa fatal? Tentu saja bisa membuat power motor lemah, boros bahan bakar juga oli dan jika kesalahannya sangat  parah bisa merusakkan bagian mesin lainnya pada motor. Gak mau kan rugi dan bayar mahal karena kesalahan kita sendiri?

Jadi sebelum melakukan overboss pastikan dulu beberapa hal di bawah ini agar overboss Anda berjalan dengan lancer dan tanpa ada kesalahan. Lalu apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan over boss,  berikut beberapa ketentuannya:

A. Yang Harus Diperhatikan Saat Overboss

Proses Belajar Overboss Mesin di KursusKorter.com

1. Jika ingin melakukan overboss sendiri pastikan mempunyai kemampuan atau skill yang benar-benar sudah ahli, jika masih ragu-ragu silahkan cari bengkel yang terpercaya dan sudah banyak orang yang melakukan overboss di bengkel tersebut dan pastikan hasil overboss nya juga memuaskan.

2. Jika ingin melakukannya sendiri, silahkan perhatikan hal ini, material liner harus memiliki karakter mekanis seperti material sebelumnya diantaranya ketahanan gesek & ketahanan muai yang minimal setara dengan liner silinder asli dari pabrikan.

3. Titik center (tengah) dari liner baru harus sesuai sama persis dengan center pada silinder aslinya. Adakalanya bengkel bubut melakukan korter tanpa menentukan dengan pasti center pada silinder blok sebelumnya, hal ini harus dihindari demi umur pakai silinder blok dan komponen lainnya yang berkaitan karena center blok yang tidak pas akan mengakibatkan gaya tekan dari piston terhadap komponen lainnya yg bersentuhan dengannya tidak terdistribusi secara merata, ini mengakibatkan kerusakan-kerusakan  parah pada komponen-komponen tersebut.

4. Khusus pada liner 2 tak, tukang bubut yang mengerjakan harus mengerti secara tepat mengenai standarisasi porting pada silinder 2 tak, baik type porting Horizontal roof transfer port atau angeled roof transfer port.

Setelah memperhatikan beberapa langkah di atas saat melakukan overboss, perlakukan silinder blok overboss sama dengan memperlakukan pada korter dengan syarat 4 point diatas sudah dilakukan dengan benar. Tetapi jika tidak yakin dengan hasil dari bengkel reparasi tersebut silahkan melakukan beberapa hal ini agar piston tidak baret :

B. Hal Yang Diperhatikan Agar Piston Tidak Baret

agar piston tidak baret saat overboss

• Waktu yang lebih lama digunakan untuk inreyen dari kondisi normal biasanya

• Menjaga agar RPM (Rotasi per menit atau revolusi per menit) berjalan tidak terlalu tinggi

• Tidak menggunakan rasio perbandingan gigi yang berat

• Untuk mesin 2 tak, silahkan stel oli samping lebih boros dari kondisi normal biasanya

• Bilang ke bengkel tempat Anda reparasi untuk mieminta celah silinder dibuat lebih longgar.

Bagaimana, cukup mudahkan untuk dilakukan? Jika masih merasa kurang paham, kemudian ingin melakukan overboss sendiri atau ingin memperdalam keahlian untuk membuka bengkel sendiri, ada salah satu tempat yang menawarkan jasa kursus seperti ini di daerah Bantul, Yogyakarta. Namanya adalah KursusKorter.com. Disini Anda bisa mendapatkan skill dari seorang ahli yang sudah terjun di dunia bengkel selama 25 tahun. Selain mendapatkan kemampuan, yang belajar ditempat ini akan mendapatkan sertifikat juga.

#BAGIKAN