KLX 150 BF lebih unggul dari Honda CRF150L, benarkah ?

KLX 150 merupakan motor trail 150 cc yang berstatus on the road. Motor KLX sudah sudah dirilis pada tahun 2009 dan terus mengalami perkembangan. Sementara Honda CRF 150 L baru rilis pada tahun 2018.

KLX 150 BF

Membuka sejarah KLX, 8 tahun lamanya klx 150 sudah menjadi penguasa dirt bike di indonesia. Diawali dari tahun 2009 dimana klx 150 s pertama kali muncul, dengan teknologi SOHC 1 silinder 2 katup yang memiliki kompresi 9,5:1 dengan karbulator keihin NCV24. Daya 11,53 dk/8000 rpm dan tors  12 nm/6500 rpm

Kemudian di susul pada tahun 2013 KLX 150 L dengan sedikit perubahan yang ada di pelek 21 inchi  dan 18 inchi, ubahan lain ada di sok depan dan swing arm yang diperpanjang.

Pada tahun 2015 munculah KLX 150 BF Series 2015 dengan perubahan Up Side Down (USD) dan di belakang tetap menggunakan monosok Uni Track dengan 5 tingkat penyetelan, peleknya berbahan aluminium, sedangkan tipe SE masih sama dengan tipe BF perbedaannya hanya di aksesoris seperti hand guard, engine guard dan pelek berwarna hitam, fitur barunya terletak di spidometer yaitu adanya fuel meter, untuk mesin tidak ada ubahan berarti kecuali saat ini sudah menganut EURO 3.

Selanjutnya KLX 150 pada tahun 2016
Kalo yang ini khusus untuk off road kangbro, dilengkapi suspensi depan 33 mm (showa) sementara yang belakang bisa disetel pre-load, compresi dan rebond dan memakai karbulator vakum dan karena ini khusus untuk offroad maka lampu ditiadakan serta di jual off road saja.
Baca juga : Astrea Grand Max itu modifikasi dari yamaha dan Honda benarkah?

Dari sejarah ini bisa dilihat bahwa kawasaki KLX 150BF dibanding CRF150L, dari segi bobot motor. Berat kosong Kawasaki hanya 118 kg, sedang rivalnya mencapai 122 kg.

Tentu ini jadi bahan pertimbangan buat yang ingin meminang motor trail. Karena beban motor yang berat, dapat menyebabkan rider cepat lelah. Apalagi buat bolak balik melewati jalur berbatu atau lumpur, beda 4 kg itu sangat terasa. Lain hal kalau buat di jalan aspal, mugkin tidak begitu berpengaruh. Pentingnya lagi, motor dengan bobot yang berat berpengaruh kepada power-to-weight ratio (PWR) dan torque-to-weight ratio (TWR). 
Tapi mustahil juga jika kamu mau memodif motormu yang bukan KLX menjadi seperti KLX 150 jika kamu tau ilmunya. Butuh ilmu modif motor untuk trail? KLIK aja “MAU BELAJAR TEKNIK KORTER TRAIL”

#BAGIKAN

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *