Perbedaan Antara Noken As Racing Hasil Bubutan Manual Dan Noken As Racing Yang Diproduksi Menggunakan Mesin Bubut Noken As

Pengaplikasian noken as racing pada sepeda motor dapat mendongkrak performa mesin, namun harus dicermati juga bahwa ada perbedaan antara noken as racing hasil bubutan manual dan noken as racing yang diproduksi mengunakan mesin bubut noken as.
Untuk membuat profil noken as racing, dibutuhkan analisa yang mendalam, ketepatan dalam pengukuran, dan kehalusan dalam eksekusi produk. Jika tiga hal tersebut tidak dapat dipenuhi, maka hasil akhirnya pun tidak akan memuaskan. Bahkan, dapat dikatakan gagal total walaupun cuma melenceng beberapa millimeter saja dari ukuran yang diinginkan.

Noken as racing yang kini banyak dijual di pasaran.
Noken as racing yang kini banyak dijual di pasaran.

Peran noken as yang sentral dalam proses pembakaran pada mesin sepeda motor 4 tak memang tak dapat dipungkiri. Walaupun tidak bersinggungan langsung dengan ruang bakar, noken as lah yang berfungsi mengatur masuknya bahan bakar dan oksigen sebagai komposisi utama untuk menghasilkan tenaga. Noken as pula lah yang bertugas untuk memberikan waktu bagi gas sisa pembakaran untuk keluar menuju saluran pembuangan.
Bagaimana cara kerja noken as mengatur masuknya bahan bakar dan keluarga gas sisa pembakaran? Yakni melalui mekanisme buka tutup klep (valve) yang dianut dalam konfigurasi mesin 4 tak. Noken as yang berputar karena tarikan dari rantai kamprat otomatis mendorong klep melalui profil tonjolannya. Ketika klep terdorong, maka klep akan terbuka sehingga bahan bakar dan udara masuk (pada klep in), dan gas sisa pembakaran keluar (pada klep out).
Pada mesin sepeda motor spek racing, diperlukan noken as racing yang mampu bekerja lebih optimal dibandingkan noken as standar bawaan motor. Oleh karena itu lah, banyak orang melakukan ubahan pada noken as, seperti memodifikasi noken as standar, atau membeli produk-produk noken as racing yang siap pakai.
Noken as racing yang bagus tentunya dapat memaksimalkan mekanisme buka tutup klep sehingga tepat jumlah bahan bakar dan udara yang masuk sesuai kebutuhan untuk menghasilkan power mesin yang besar. Selain itu, durasinya pun juga harus sesuai dengan spek yang diinginkan apakah hendak mengejar power di putaran mesin pendek atau di putaran tinggi. Dan lagi, durabilitas dari noken as racing pun juga harus dipertimbangkan agar power mesin stabil melibas lintasan dalam putaran tinggi untuk jangka waktu yang lama.
Pembuatan noken as racing dilakukan dengan cara membubut logam untuk menghasilkan profil noken as seperti yang diinginkan. Pembubutan secara manual menggunakan mesin bubut konvensional yang terdiri dari dudukan logam, alat ukur, dan gerinda. Cara pembubutan manual seperti ini memerlukan operator yang handal, teliti, dan tentu saja jam terbang yang sangat tinggi. Operator yang sangat berpengalaman dapat melakukan grinding manual berdasarkan pengukuran awal ditambah feeling yang telah dia asah seringin dengan pengalamannya.

Salah satu produk noken as racing bahan Estilo yang dijual di situs www.nokenasracing.com
Salah satu produk noken as racing bahan Estilo yang dijual di situs www.nokenasracing.com

Cara kedua yang dapat dilakukan untuk membuat noken as racing adalah dengan menggunakan mesin bubut noken as, atau yang disebut juga mesin copy noken as. Mesin bubut khusus noken as ini memiliki konfigurasi mesin yang lebih rumit daripada mesin bubut konvensional yang sederhana karena terdiri dari dua bagian utama, yakni bagian noken as master dan bagian noken as copy.
Dengan menggunakan mesin bubut khusus noken as, pengerjaan grinding noken as menjadi lebih mudah karena mesin meng-copy profil dari noken as master, dan secara otomatis menggerinda logam yang hendak diprofil sesuai atau sama persis dengan master tersebut. Pengoperasiannya pun juga mudah karena tidak menuntut seorang operator yang memiliki jam terbang sangat tinggi. Tingkat presisi dari produk hasil mesin bbubut khusus noken as ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan produk noken as racing yang dibuat dengan menggunakan mesin bubut biasa.

#BAGIKAN

Beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk merawat motor saat musim hujan

Bagi para pengendara sepeda motor, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk merawat motor saat musim hujan karena pada saat musim hujan, motor lebih cepat kotor dan lebih mudah berkarat akibat pengaruh kadar keasaman yang tinggi dari air hujan. Tidak hanya dapat membuat motor terlihat kusam karena kotoran yang menempel setelah guyuran hujan, namun motor yang tidak dirawat dengan baik di musim hujan juga tidak akan maksimal performanya karena mungkin ada air hujan yang masuk ke karburator, sistem pengereman yang tidak optimal karena tersendat oleh debu pasca menembus hujan, atau rantai yang menjadi kering dan berkarat sehingga menjadi berisik dan tarikan pun berat.

Air hujan memiliki sifat desktruktif yang tinggi pada logam karena kadar asamnya yang tinggi. Rawatlah motor lebih intens pada musim hujan.
Air hujan memiliki sifat desktruktif yang tinggi pada logam karena kadar asamnya yang tinggi. Rawatlah motor lebih intens pada musim hujan.

Untuk menghindari masalah yang mungkin dapat timbul pada motor anda di musim hujan, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan:

  1. Rutin mencuci motor. Dengan rutin mencuci motor usai motor terguyur air hujan, maka motor anda akan terhindar dari daya destruktif air hujan yang mengandung zat asam. Kandungan zat asam dalam air hujan ini sangat korosif sehingga mudah menimbulkan karat pada logam kendaraan. Di samping itu, air hujan juga meninggalkan bekas kusam pada bodi motor karena debu-debu halus tertinggal di bodi setelah air hujan mongering. Untuk itu, sebisa mungkin cuci motor dengan minimal air bersih untuk menghilangkan zat asam dari air hujan.
  2. Melumasi dan mengencangkan rantai. Ketika musim hujan, rantai motor dua kali lipat mudah mengalami kendor daripada biasanya karena pengaruh perubahan suhu ketika terguyur air hujan, belum lagi ditambah kotoran yang menempel di rantai akibat guyuran air hujan. Rantai juga gampang berkarat karena hujan sehingga mempercepat keausan rantai. Untuk membersihkan rantai, anda dapat menggunakan air sabun, lalu dibilas dengan air bersih. Setelah bersih, baru kemudian lumasi rantai dengan minyak khusus pelumas rantai (chain lube), jangan menggunakan oli mesin atau oli bekas karena sifatnya yang membuat debu mudah menempel. Di samping itu, oli bekas juga mengandung partikel-partikel logam nano yang sangat merusak. Langkah terakhir adalah menyetel dan mengencangkan rantai motor dengan setingan jangan terlalu kendor dan jangan pula terlalu kencang.
  3. Rajin memeriksa tekanan ban. Tekanan ban wajib untuk rutin diperiksa walaupun bukan pada musim hujan sekalipun karena seiring waktu ban akan kehilangan tekanannya sedikit demi sedikit karena angin menerobos keluar dari celah antara velg dan ban. Ban yang tekanannya kurang akan menambah area kontak ban dengan aspal sehingga memperberat tarikan karena hambatan menjadi semakin besar. Ketika hujan lebat terjadi, tentu ban dengan tekanan yang kurang itu akan semakin memperberat tarikan motor, terutama ketika melewati daerah dengan banyak genangan air. Namun, jangan pula mengisi angin pada ban melebihi batas tekanan standar agar tidak mudah tergelincir ketika motor melaju di jalanan yang basah.
  4. Pastikan busi selalu dalam keadaan kering. Karena busi berperan besar dalam pengapian mesin motor, komponen yang satu ini sebisa mungkin harus dalam keadaan kering. Untuk memastikan busi selalu kering, maka bisa dicek dengan mencabut kop penutupnya, lalu mengelap dengan kain yang bersih dan kering.
  5. Membersihkan box filter. Box filter yang basah dan kotor akan menurunkan performa motor karena kotoran bisa terbawa masuk ke dalam karburator sehingga pembakaran menjadi tidak optimal, bahkan jika debu terakumulasi dalam jangka waktu lama, mesin pun bisa mengalami kerusakan.
  6. Membersihkan komponen rem. Kanvas rem yang terbuat dari asbes tentu akan mengalami perubahan volume ketika terkena air hujan yang dapat mengakibatkan pengereman menjadi kurang maksimal. Untuk itu, ketika hujan telah reda, sebaiknya sering menginjak rem agar air yang terkandung di kanvas dapat segera keluar. Piringan cakram juga sebaiknya dibersihkan agar debu yang menempel di cakram tidak merusak kanvas rem.
  7. Lindungi kabel bodi di tempat yang aman. Sistem kelistrikan adalah bagian motor yang paling rawan jika sampai terkena air hujan karena dapat menyebabkan korsleting sehingga merusak keseluruhan sistem elektrik. Untuk itu, pastikan kabel bodi dan soket-soketnya aman di dalam bodi motor, pastikan bahwa tidak ada retak atau pecah pada bodi yang memungkinkan air masuk dan membasahi kabel-kabel bodi.
  8. Membersihkan knalpot. Sistem pembuangan motor juga merupakan bagian yang terpenting dari motor karena gas buang pun harus dikeluarkan dengan lancar melalui knalpot agar laju motor tidak mengalami hambatan. Untuk membersihkan knalpot motor dari debu dan air hujan, bisa dengang cara menurunkan leher knalpot hingga air keluar dan memasukkan oli ke dalam knalpot, olesi leher dengan grease untuk menghindari korosi, lalu panaskan motor selama 5 menit.

 

 

 

 

 

 

#BAGIKAN

Hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam mengganti noken as standar dengan noken as racing agar hasilnya optimal

Untuk meningkatkan performa mesin sepeda motor 4 tak, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mengganti noken as standar dengan noken as racing. Namun, ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan oleh para tuner sebelum melakukannya. Hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam mengganti noken as standar dengan noken as racing agar hasilnya optimal? Mari kita ulas lebih lanjut.

Pada mesin sepeda motor 4 tak, noken as berperan besar dalam mekanisme buka tutup klep in dan klep out yang mempengaruhi pembakaran mesin sehingga secara tidak langsung noken as pun menentukan power mesin yang dihasilkan.

Aneka macam noken as racing motor bebek produksi Bengkel Sareh Jogja
Aneka macam noken as racing motor bebek produksi Bengkel Sareh Jogja

Noken as bekerja berdasarkan putaran rantai kamprat yang menghubungkannya dengan kruk as. Noken as memiliki dua tonjolan yang bertugas untuk mendorong klep in dan out sehingga terjadi mekanisme buka tutup klep selama mesin menyala. Mekanisme buka tutup klep ini menyebabkan aliran bahan bakar dan udara masuk ke ruang pembakaran ketika klep in terbuka, dan juga gas sisa hasil pembakaran keluar ketika klep out terbuka.

Perbedaan antara noken as racing dan noken as standar yang paling utama adalah pada ukuran ketinggian lift nok (tonjolan). Perbedaan ketinggian nok ini dimaksudkan agar mampu mendorong klep secara optimal dan menghasilkan durasi (lama waktu klep membuka) yang lebih panjang. Durasi bukaan klep yang lebih panjang akan memungkinkan pasokan bahan bakar dan udara lebih banyak, yang dibutuhkan untuk menghasilkan power mesin lebih besar.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengadopsi noken as racing menggantikan noken as standar bawaan pabrik. Pertama, tentukan dulu kebutuhan apa yang ingin dicapai dari pemakaian noken as racing tersebut; apakah untuk kepentingan harian saja, touring, atau untuk kepentingan adu kecepatan di lintasan.

Mengatahui kebutuhan yang ingin dipenuhi sebelum mengganti noken as standar dengan noken as racing itu penting, karena masing-masing noken as racing memiliki tipe dan karakter berbeda yang hasilnya pun berbeda pula. Noken as racing yang menawarkan durasi pendek cenderung menghasilkan karakter mesin yang powerful di putaran bawah, sedangkan noken as berdurasi panjang lebih bertenaga di putaran atas.

Salah satu produk noken as racing bahan Estilo yang dijual di situs www.nokenasracing.com
Salah satu produk noken as racing bahan Estilo yang dijual di situs www.nokenasracing.com

Kedua, cek dahulu kondisi komponen-komponen mesin lain sebelum memasang noken as racing. Yang paling utama adalah part-part yang bersinggungan langsung dengan noken as, seperti rantai kamprat, rocker arm, klep, per klep, dan sebagainya. Rantai kamprat yang sudah aus tentu tak akan memutar noken as secara maksimal sehingga sia-sia saja pemakaian noken as racing.

Khusus sepeda motor yang menggunakan rocker arm (biasanya tipe SOHC), penting untuk mengecek kondisi rocker arm terlebih dahulu karena komponen ini lah yang mentransfer putaran noken as menjadi dorongan naik-turun pada klep. Untuk mesin bertipe DOHC, karena tidak menggunakan rocker arm sehingga lebih aman dari kerugian power mesin akibat ausnya komponen tersebut.

Selain itu, klep juga harus diperhatikan karena nantinya bagian ini lah yang merasakan efek langsung penggantian noken as karena klep akan mengalami perubahan durasi buka-tutup. Per klepnya pun juga harus dicek, apakah masih bagus atau sudah keras, cocok atau tidak dengan ketinggian lift noken as racing, jangan sampai per klep menjadi berkurang daya pegasnya sehingga klep tak mampu kembali ke posisi semula dengan baik.

Lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan tuner atau mekanik berpengalaman, apakah kemiringan klep sudah sesuai dengan noken as racing yang akan anda gunakan atau tidak. Sudut kemiringan klep yang tidak sesuai beresiko mempercepat keausan klep, bahkan lama kelamaan dapat mematahkan payung klep.

Yang terakhir, tinggalkan kebiasaan buruk menunda-nunda penggantian oli karena oli yang terlalu lama di dalam mesin mengandung partikel-partikel logam nanometrik yang dapat menghambat kinerja mesin dan juga beresiko merusak komponen-komponen mesin. Noken as racing dan komponen mesin lainnya akan dapat bekerja maksimal dalam level yang lebih tinggi dari mesin standar secara optimal jika pelumasan mesin pun juga diperhatikan dengan baik.

 

#BAGIKAN

Busi : Benda Kecil Yang Memiliki Pengaruh Besar Pada Proses Pembakaran di Dalam Mesin Motor

Kali ini, kita akan membahas tentang busi: benda kecil yang memiliki pengaruh besar pada proses pembakaran di dalam mesin motor karena mungkin sebenarnya sudah banyak orang yang familiar dengan komponen motor yang kecil ini namun belum memahami dengan benar fungsi dan pengaruhnya bagi performa mesin motor.
Apa itu busi?
Secara etimologis, busi berasal dari bahasa Belanda, bougie yang sudah dikenal sejak abad ke-19 sebagai komponen yang digunakan untuk memercikkan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang terkompresi oleh piston di dalam ruang pembakaran pada mesin tipe pembakaran dalam.
Beberapa bagian dari busi yang lazim dijumpai yakni:
1. Terminal. Bagian puncak busi ini berfungsi untuk menghubungkan busa dengan sistem ignition pada koil. Umumnya, bentuk konektor berupa plug namun ada juga yang menggunakan tipe terminal kabel.
2. Insulator. Berfungsi untuk menopang inti elektroda di tengah-tengah dan sebagai isolator terhadap arus tegangan tinggi yang mengalir di inti elektroda.
3. Ribs. Ribs ini berbentuk lekukan-lekukan dengan maksud untuk memperpanjang jarak antara inti elektroda denga nground sehingga hambatan antara inti dan ground menjadi lebih besar. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi lompatan tegangan dari inti ke ground sekitar.
4. Insulator tip. Terletak di ujung insulator yang berhubungan langsung dengan ruang bakar sehingga bahan insulator tip harus memiliki ketahanan terhadap panas hingga 650 derajat Celcius dan bisa menahan tegangan sebesar 6.000 volt.
5. Seal. Bagian ini berfungsi untuk mencegah bocornya kompresi ruang bakar pada celah drat busi.
6. Metal case. Umumnya terbuat dari besi karena sebagai konduktor yang baik untuk menghantarkan panas dari busi keluar. Selain itu, bagian ini juga berperan sebagai ground.
7. Center electrode. Inti elektroda dihubungkan dengan terminal busi melalui internal hub yang dibungkus oleh selubung keramik insulator. Ujungnya tebuat dari kombinasi tembaga, besi, nikel, chromium, dan lain-lain.
8. Elektroda samping (ground). Merupakan bagian ujung busi yang bersentuhan langsung dengan body atau ground sepeda motor sehingga bagian ini menjadi destinasi terakhir api koil. Elektron akan beralih dari elektroda inti ke ground terdekat.

Bagian-bagian busi motor.
Bagian-bagian busi motor.

Cara kerja busi
Busi bekerja ketika menerima tegangan ribuan volt dari koil pengapian motor (ignition coil), di mana koil mampu memberikan tegangan sebesar itu karena mendapatkan suplai dari CDI (Capacitor Discharge Ignition). Tegangan listrik dari koil membentuk perbedaan tegangan pada center electode dan elektroda samping.
Perbedaan tegangan antara elektroda tengah dan samping ini mencapai puncaknya sehingga melebihi kekuatan dieletrik gas yang terdapat di antara dua elektroda tersebut. Pada akhirnya, perbedaan tegangan ini menyebabkan perubahan struktur gas yang semula bersifat insulator menjadi konduktor.
Elektron kemudian dapat bebas bergerak menuju ruang bakar, bertemu dengan campuran bahan bakar dan udara yang telah mengalami kompresi akibat dorongan dari piston. Suhu di dalam ruang bakar pun meningkat tajam hingga sekitar 2.500 derajat Celcius. Peningkatan suhu yang drastis ini membuat gas memuai dengan cepat dan akhirnya terjadilah letupan, atau bunga api (spark) sehingga proses pembakaran bahan bakar dapat dimulai.
Karena busi memegang peran kunci dalam proses pembakaran mesin berbahan bakar bensin, maka tanpa busi mesin tidak akan menyala. Namun, berbeda halnya dengan mesin diesel, yang bekerja dengan prinsip kompresi tinggi hingga menghasilkan api sendiri sehingga tidak memerlukan busi.
Pengaruh busi terhadap proses pembakaran mesin
Pengaruh busi terhadap proses pembakaran mesin sangat besar karena besar kecilnya percikan api yang dihasilkan busi akan mempengaruhi kualitas pembakaran bahan bakar dan udara di ruang bakar. Semakin stabil dan besar percikan yang dihasilkan oleh busi, maka pembakaran menjadi optimal dan efisien karena tidak ada bahan bakar yang terbuang percuma tanpa terbakar.
Dikarenakan mesin motor memiliki karakteristik yang berbeda sesuai dengan spesifikasinya, kompresi ruang bakarnya, settingan karburatornya, besarnya kapasitas silinder, dan lain sebagainya, maka dibuatlah berbagai macam busi yang memiliki karakteristik berbeda pula sesuai dengan spesifikasi mesin motor. Beberapa jenis busi berdasarkan bahan elektoda dan ukuran center electrode di antaranya:
1. Busi standar. Biasanya dibuat oleh pabrikan motor untuk pemakaian standar harian sesuai spesfikasi motor. Bahan ujung elektroda umumnya terbuat dari nikel, memiliki diameter elektroda tengah 2,5 mm. Usia pemakaiannya rata-rata hingga 20 ribu km.
2. Busi platinum. Menjadi favorit para pecinta touring karena cenderung lebih tahan panas dalam waktu lama sebab ujung elektroda dibuat dari nikel sedangkan elektroda tengahnya brejenis platinum. Diameternya eskitar 0,6 mm – 0,8 mm dengan tingkat durabilitas sekitar 30 ribu km.
3. Busi iridium. Seperti busi sebelumnya, ujung elektroda dibuat dari nikel, namun center electrode menggunakan iridium alloy yang jauh lebih tahan panas sehingga cocok bagi mesin-mesin berkapasitas besar. Umurnya bisa sampai 70 ribu km.
4. Busi racing. Sesuai namanya, busi ini dirancang agar mampu bertahan dalam kompresi dan suhu mesin yang tinggi, tahan ketika gas ditarik penuh, dan beradaptasi dengan baik ketika terjadi perubahan kecepatan drastis pada motor. Diameter elektroda tengah lebih kecil dibandingkan jenis busi lainnya, bahkan ada yang berbentuk seperti jarum. Karena bekerja pada rpm dan temperatur yang tinggi, busi ini cuma dapat bekerja dengan baik selama 20-30 ribu km.

#BAGIKAN

Peran dan Fungsi Noken As Terhadap Performa Mesin Sepeda Motor 4 Tak

Noken as memiliki peran yang sangat vital pada mesin sepeda motor 4 tak. Namun, sebelum membahas peran dan fungsi noken as terhadap performa mesin sepeda motor 4 tak, ada baiknya kita membahas dahulu apa itu mesin 4 tak.
Mesin 4 tak (four stroke engine) adalah tipe mesin yang memerlukan 4 proses langkah naik turun piston (langkah hisap, kompresi, tenaga, dan buang), 2 kali putaran kruk as, dan 1 kali putaran noken as dalam 1 kali proses pembakaran. Di sini lah letak pentingnya noken as karena komponen ini mengatur buka tutup klep (valve) yang mempengaruhi pasokan bahan bakar dan udara yang dibutuhkan untuk menghasilkan tenaga (power).

Noken as racing yang kini banyak dijual di pasaran.
Noken as racing yang kini banyak dijual di pasaran.

Berbeda dengan mesin 4 tak, pada mesin 2 tak hanya memerlukan 2 langkah naik turun piston dan 1 kali putaran kruk as. Karena pada mesin 2 tak tidak menggunakan mekanisme buka tutup katup (valve), maka mesin 2 tak tidak membutuhkan noken as (camshaft).
Camshaft atau cam atau noken as adalah komponen yang terdapat pada mesin 4 tak yang berfungsi untuk mengatur dan menggerakkan katup/ klep (valve) dengan cara mendorongnya dengan dua tonjolan (lift). Klep in yang terdorong oleh tonjolan (lift) noken as akan terbuka sehingga mengalirkan bahan bakar serta udara ke ruang pembakaran. Satu tonjolan lainnya berfungsi untuk mendorong klep out agar gas sisa hasil pembakaran dibuang keluar menuju saluran pembuangan.
Noken as digerakkan oleh timing chain (rantai kamprat/ rantai keteng) yang menghubungkannya dengan kruk as (crankshaft). Pada sepeda motor jenis matic, keduanya dihubungkan oleh timing belt. Rantai keteng tersebut bertugas untuk menjaga ritme putaran noken as agar sesuai dengan putaran kruk as di mana 1 kali putaran noken as sama dengan 2 kali putaran kruk as.
Peran vital noken as dalam performa mesin sepeda motor 4 tak terletak pada fungsinya yang mengatur kapan klep terbuka sehingga timing bahan bakar dan udara yang masuk ke head silinder tepat sesuai dengan langkah piston (stroke).

Salah satu produk noken as racing bahan Estilo yang dijual di situs www.nokenasracing.com
Salah satu produk noken as racing bahan Estilo yang dijual di situs www.nokenasracing.com

Dalam hal performa mesin, timing buka tutup klep tersebut dapat diatur untuk mendapatkan torsi. Jika menginginkan torsi pada putaran (rpm) rendah, maka timing buka tutup klep bisa dimajukan. Sebaliknya, jika menginginkan torsi pada rpm atas, maka timing buka tutup klep harus dimundurkan.
Dikarenakan performa mesin sepeda motor 4 tak ditentukan oleh mekanisme timing buka tutup klep, dan proses tersebut diatur oleh noken as (camshaft), tak heran jika peran noken as sangat siginifikan. Modifikasi atau ubahan pada lift noken as akan mempengaruhi keseluruhan proses tersebut, durasi buka tutup klep pun juga dapat diperpanjang atau diperpendek sehingga mesin sepeda motor pun menghasilkan power yang diinginkan.

 

Informasi lebih lengkap tentang noken as racing, silakan klik www.nokenasracing.com

#BAGIKAN

Pengaruh Ukuran, Model Kembang, dan Bahan Baku Ban Terhadap Performa Motor kamu

Banyak faktor yang mempengaruhi performa motor. Selain kondisi mesin, sistem pengapian, kelistrikan, dan kualitas bahan bakar, ban juga menyumbang pengaruh yang signifikan terhadap performa motor. Sayangnya, bagian motor yang bersinggungan langsung dengan aspal ini sering diabaikan dan dianggap kurang penting oleh para pemilik motor. Padahal, ban sangat vital tidak hanya bagi performa motor, namun juga menyangkut unsur keselamatan berkendara. Untuk itu, artikel ini akan membahas tentang pengaruh ukuran, model kembang, dan bahan baku ban terhadap performa motor kamu.

Yang pertama, ukuran ban sangat berpengaruh terhadap beban kerja mesin motor. Sejatinya, ukuran standar ban telah disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan kebutuhan motor oleh produsen sepeda motor. Ukuran ban standar tersebut telah diuji melaui riset sebelumnya sehingga didapat ukuran yang diharapkan mampu memenuhi ekspektasi konsumen untuk kebutuhan motor pada umumnya, yakni pemakaian harian. Sehingga, ukuran ban standar dibuat tidak terlalau kecil dan tidak terlalu besar kecuali untuk motor-motor yang memang berjenis sport.

Ukuran, bentuk, dan model kembang ban akan berpengaruh pada performa motor. Sesuaikan ban dengan karakter motor agar performa motor maksimal.
Ukuran, bentuk, dan model kembang ban akan berpengaruh pada performa motor. Sesuaikan ban dengan karakter motor agar performa motor maksimal.

Ketika ukuran ban diubah dari ukuran standarnya, seperti misalnya penggunaan ban cacing (ban dengan ukuran kecil), atau ban gambot (ban tapak lebar), tentu terjadi perubahan pula dalam beban kerja mesin. Ban kecil cenderung memperingan kinerja mesin sehingga tarikan terasa enteng namun beresiko tinggi kehilangan traksi karena cengkraman tidak maksimal, sedangkan ban lebar memperberat tarikan namun keuntungannya traksi lebih terjaga sehingga stabil di kecepatan tinggi.

Kesalahan dalam memilih ukuran ban dapat mengakibatkan penurunan performa sepeda motor. Ban yang terlalu kecil mengurangi kestabilan motor, terutama di tikungan dan pada kecepatan tinggi. Selain itu, ban kecil juga membuat velg motor cepat rusak karena gesekan antara ban dan aspal terdistribusi ke velg. Demikian pula ban tapak lebar beresiko memperpendek usia gear set karena beban menjadi berat. Mesin pun juga bekerja lebih berat, bahan bakar pun lebih boros karena memerlukan bukaan gas lebih besar untuk menggerakkan roda.

Solusi untuk masalah performa motor akibat ukuran ban yang salah ini adalah dengan jangan mengganti ban standar motor dengan ban yang ukurannya berbeda secara ekstrim. Sesuaikan pula ukuran velg, dan gear rasio. Ban tapak lebar membutuhkan gear belakang yang lebih besar pula agar tarikan awalnya tidak berat. Untuk mengetahui ukuran velg dan ban yang tepat, sebaiknya mengecek terlebih dahulu ukuran ban yang direkomendasikan sesuai dengan ukuran velg.

Yang kedua, model kembang ban. Kembangan ban yang sepintas terlihat sederhana ternyata memiliki pengaruh yang besar bagi performa motor. Desain standar pabrikan biasanya berbentuk menyamping dengan sudut sebesar 45 derajat dari depan ke belakang dengan arah keluar. Hal ini berguna untuk menghalau air di jalan atau debu sehingga laju ban tidak terhambat dan tidak kehilangan traksi di aspal. Perlu diperhatikan agar jangan sampai salah dalam memasang ban karena jika arah kembangan terbalik maka justru membuat kembangan kehilangan fungsi menghalau air dan debu.

Saat ini produsen ban memberikan banyak pilihan jenis ban dengan motif kembangan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan. Ban tipe kering dengan kembangan minim sangat cocok untuk lintasan yang kering dan mampu memberikan traksi yang stabil di kecepatan tinggi, sedangkan ban tipe basah dengan lebih banyak kembangan dapat memberikan rasa aman di jalan yang basah. Lebih baik memilih ban tipe di antara kering dan basah untuk pemakain sehari-hari.

Yang terbaru adalah ban tipe dual purpose yang memiliki kembangan unik antara ban jalan raya dan ban offroad sehingga cocok digunakan dalam kondisi jalan apapun. Meskipun kurang maksimal untuk dipacu di jalan raya dengan kecepatan tinggi, ban jenis dual purpose memberikan keuntungan bagi performa motor untuk tetap prima baik di jalan raya maupun tanah yang tidak rata.

Pilih jenis ban sesuai dengan kebutuhan, jangan sekadar mengejar tampilan keren namun beresiko membahayakan keselamatan berkendara.
Pilih jenis ban sesuai dengan kebutuhan, jangan sekadar mengejar tampilan keren namun beresiko membahayakan keselamatan berkendara.

Jangan dilupakan pula bahwa bahan baku yang digunakan untuk membuat ban juga turut mempengaruhi kualitas ban dan juga performa motor. Bahan baku penyusun ban sebagian besar terdiri dari karet, yang jika dipisah bisa menjadi sekitar 30 jenis karet, pewarna, dan bahan kimia lainnya. Selain itu, terdapat pula bahan-baha dominan seperti polyester, rayon atau nilon.

Bahan-bahan pembentuk ban akan disatukan dan dicetak dengan mesin khusus bertekanan dan bersuhu tinggi. Dengan campuran berbagai bahan tersebut, diharapkan produk akhir ban dapat memiliki durabilitas yang tinggi, tahan terhadap panas dan dingin, serta mempu mencengkram aspal dengan baik. Ban yang bagus juga mengandung lapisan plycord yang mempengaruhi durabilitas, dan kemudahan manuver ban.

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan pengaruh ukuran, model kembang, dan bahan baku ban terhadap performa motor kamu. Selain tiga hal tersebut, beberapa faktor lainnya seperti tekanan ban, masa pakai, jenis gas yang mengisi ban, dan tentu saja gaya berkendara juga turut mempengaruhi performa motor. Jangan salah memilih ban, dan keep safety riding.

 

 

#BAGIKAN

Apabila Kamu Melakukan Beberapa Hal Berikut Ini Maka Kamu Bisa Menaikkan Tenaga Motor Kamu Tanpa Perlu Ribet

Artikel ini mencoba untuk memberikan tips tentang cara mudah menaikkan power motor. Apabila kamu melakukan beberapa hal berikut ini maka kamu bisa menaikkan tenaga motor kamu tanpa perlu ribet memodifikasi bagian dalam mesin atau blok silinder yang mahal.

Beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menaikkan tenaga motormu diantaranya:

  1. Pakailah bahan bakar beroktan tinggi (pertamax). Bahan bakar beroktan tinggi seperti pertamax atau pertamax plus memiliki keunggulan dibandingkan bensin jenis premium karena bebas timbal sehingga pembakaran pun menjadi maksimal. Dengan oktan RON 92, pertamax sangat cocok untuk motor dengan tipe mesin kompresi tinggi daripada premium yang memiliki oktan RON 88. Menggunakan bahan bakar oktan tinggi akan membuat mesin menjadi lebih responsif dan top speed meningkat. Di samping itu, juga lebih ramah lingkungan.
Mengisi bahan bakar dengan RON lebih tinggi (Pertamax) dapat meningkatkan performa mesin motor.
Mengisi bahan bakar dengan RON lebih tinggi (Pertamax) dapat meningkatkan performa mesin motor.

2. Memperlancar pemasukan udara dan pengeluaran gas buang. Ibarat manusia, jika pernafasannya lancar dan saluran pembuangan pada pencernaannya tidak ada hambatan, tentunya ia akan menjadi sehat. Begitu pula dengan sepeda motor, semakin lancar udara yang masuk ke ruang pembakaran dan semakin mudah gas buang keluar, performa motor pun menjadi optimal. Langkah paling mudah yang bisa dilakukan adalah dengan mencopot box filter udara, atau busa filternya saja agar karburator tidak terlalu kotor. Sedangkan untuk pengeluaran gas buang bisa diperlancar dengan mengadopsi knalpot jenis free flow menggantikan knalpot standar.

3. Khusus untuk mesin motor 4 tak, ganti lah noken as standar motor dengan noken as racing yang berkualitas. Noken as adalah komponen terpenting dalam mekanisme buka tutup klep in dan klep out pada mesin 4 tak karena menentukan jumlah asupan bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang pembakaran. Sehingga, dengan mengadopsi noken as racing akan dapat menambah pasokan bahan bakar dan udara yang sangat diperlukan dalam menghasilkan tenaga motor. Harus diperhatikan pula kualitas noken as racing agar tidak merusak klep mesin. Salah satu produsen noken as racing yang berkualitas dan terpercaya adalah Bengkel Sareh di Bantul, Yogyakarta.

4. Mengganti oli mesin standar dengan olie mesin racing. Oli mesin juga memegang peran yang penting dalam hal laju sepeda motor karena oli mesin berfungsi untuk mengurangi gesekan antar bagian mesin sehingga dapat mengurangi kerugian daya akibat gesekan tersebut. Oli racing didesain untuk mampu melumasi mesin dalam putaran tinggi sehingga membuat tarikan menjadi enteng.

5. Mengurangi beban motor. Hal ini bisa dilakukan dengan mengganti part-part sepeda motor standar dengan part-part yang lebih ringan seperti velg atau swingarm aluminium yang terkenal ringan tapi kuat. Jangan menambah aksesoris motor yang tidak penting dan tidak dibutuhkan yang akan menambah bobot kosong motor.

6. Melakukan ubahan pada ukuran gear. Harus diperhitungkan dengan benar ubahan pada gear set motor karena akan sangat mempengaruhi performa motor dan juga konsumsi bahan bakar. Untuk kebutuhan akselerasi dan power di putaran bawah, dapat memperbesar ukuran gear belakang, sedangkan jika ingin penambahan top speed dan power di putaran atas bisa mengurangi ukuran gear belakang. Namun harus diingiat, jangan melakukan ubahan yang terlalu ekstrim, perhatikan manual rasio gear standar dari pabrik sebagai pedoman.

 

#BAGIKAN

Apakah Hanya Dengan Mengganti CDI Standar Dengan CDI Racing Bisa Meningkatkan Performa Mesin Motor?

Berbagai cara dilakukan oleh para pemilik sepeda motor untuk menaikkan performa motornya, salah satunya dengan mengganti CDI standar ke tipe racing, tapi apakah hanya dengan mengganti CDI standar dengan CDI racing bisa meningkatkan performa mesin motor?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita pahami dahulu apa yang dimaksud dengan komponen bernama CDI itu sebenarnya. CDI atau Capacitor Discharge Ignition merupakan otak dari sistem pengapian pada mesin sepeda motor, yakni dengan mengubah energi yang terakumulasi pada kapasitor menjadi listrik tegangan tinggi pada koil di mana output tegangan pada koil tersebut berfungsi untuk menghasilkan spark (percikan api) pada busi. Spark tersebut dibutuhkan dalam proses pembakaran yang terdiri dari tiga unsur, yakni api, kombinasi udara-bahan bakar, dan kompresi.

Macam-macam merk CDI aftermarket yang beredar di pasaran.
Macam-macam merk CDI aftermarket yang beredar di pasaran.

CDI merupakan penyempurnaan dari sistem pengapian sebelumnya yang menggunakan platina. Meskipun platina yang terdiri dari pelat dan per logam mampu menghasilkan pengapian yang lebih besar, namun CDI memiliki keunggulan dengan ketahanan pada putaran mesin tinggi karena komponennya terdiri dari rangkaian elektronik, bukan buka tutup pelat secara manual seperti pada platina. Pada mesin motor generasi baru yang telah menggunakan sistem injeksi bahan bakar, CDI pun digantikan dengan ECU (Engine Control Unit) yang lebih rumit karena telah terkomputerisasi dan mampu mengatur pasokan bahan bakar secara otomatis sesuai dengan kebutuhan mesin.

Lalu di manakah peran CDI dalam performa motor? CDI jelas sangat memiliki peran yang sangat vital dalam performa motor karena besar kecilnya pengapian pada busi ditentukan oleh energi yang tersimpan pada kapasitor di dalam CDI. Semakin besar energi yang dimiliki CDI, maka semakin besar pula pengapian yang dapat dihasilkan oleh koil dan busi. Pengapian yang lebih besar tersebut menjadikan pembakaran menjadi lebih efisien, optimal dan imbasnya power motor pun meningkat. Pengapian yang lebih sempurna itu juga memungkinkan api meladeni kompresi mesin yang tinggi, membuat output power yang dihasilkan mesin tetap stabil meskipun mesin meraung pada kitiran (rpm) tinggi.

Itulah mengapa banyak orang mengaplikasikan CDI racing aftermarket menggantikan CDI standar karena CDI racing menawarkan energi lebih tinggi sehingga mampu menghasilkan tegangan lebih tinggi dan juga pengapian lebih besar. Selain itu, CDI racing juga bersifat non limiter sehingga mampu mengikuti putaran mesin yang semakin tinggi, berbeda dengan CDI standar yang biasanya disetting dengan limiter oleh pabrikan untuk kepentingan keselamatan.

Modifikasi pada sektor pengapian mesin dengan mengadopsi CDI racing memang cukup besar pengaruhnya terhadap peningkatan power mesin. Bahkan, pengujian pada sepeda motor bebek dan matic dengan mesin standar, CDI racing mampu mendongkrak power sebesar 0,4 horse power. Power motor pun masih bisa meningkat lagi jika komponen pengapian lainnya, seperti kabel busi, koil, busi hingga penutup busi juga diganti dengan tipe racing dan ditambah lagi dengan pemasangan knalpot racing pula.

Namun, sebelum memutuskan untuk memasang CDI racing pada motor, sebaiknya pahami dulu sistem kelistrikan sepeda motor, apakah menganut sistem AC atau DC karena karakteristiknya berbeda jauh. Jangan sampai salah dalam membeli CDI racing karena harganya relatif lebih mahal dibandingkan komponen lainnya. Lebih baik sesuaikan tipe CDI racing sesuai kebutuhan; apakah untuk sekedar pemakain harian atau turun di ajang balap. Akan sia-sia jika membeli CDI racing dengan karakteristik high performance untuk pemakaian harian, bahkan justru dapat membuat accu tekor.

Yang harus diperhatikan lebih lanjut adalah durabilitas komponen-komponen mesin lainnya sebagai dampak dari pemasangan CDI racing. Dengan pengapian yang lebih besar yang dihasilkan oleh CDI racing, komponen-komponen mesin yang masih standar akan mengalami pemuaian lebih cepat dan lebih lambat dalam melepas panas. Efek jangka panjangnya tentu akan memperpendek usia pakai meskipun pembakaran lebih efisien.

Untuk hasil yang lebih optimal, penggantian CDI standar ke tipe racing sebaiknya diimbangi dengan penggantian part-part mesin lainnya yang bersinggungan langsung dengan proses pembakaran mesin agar lebih awet dan seimbang dengan besarnya pengapian. Salah satu komponen yang dapat diganti adalah noken as (camshaft). Noken as pada mesin motor 4 tak berfungsi sebagai pengatur buka tutup klep in dan klep out yang memungkinkan bahan bakar dan udara masuk ke ruang pembakaran serta gas sisa keluar ke saluran pembuangan.

Noken as racing memiliki profil tonjolan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan noken as standar sehingga mampu mendorogn klep lebih maksimal. Efeknya, pasokan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar lebih banyak. Hal itu akan membuat pengapian yang besar bertemu dengan bahan bakar yang melimpah sehingga output power-nya pun semakin maksimal.

 

 

#BAGIKAN

Langkah-langkah Sederhana Supaya Aki Motor Kamu Tidak Cepat Habis dan Tidak Cepat Rusak

Langkah-langkah sederhana supaya aki motor kamu tidak cepat habis dan tidak cepat rusak

 

Salah satu bagian sepeda motor yang cukup penting adalah aki motor (accu) karena di sinilah jantungnya sistem kelistrikan sepeda motor. Aki motor memasok listrik yang memungkinkan komponen lain seperti starter elektrik, klakson, dan lampu-lampu berfungsi.

Pada sepeda motor generasi terbaru, tentu dampak yang dirasakan ketika aki motor rusak lebih signifikan lagi karena selain lampu-lampu mati, speedometer tidak berfungsi, dan indikator-indikator juga tidak berfungsi.

Aki motor yang terjaga level air akinya akan lebih awet daripada aki yang mengalami kekurangan kadar air aki.
Aki motor yang terjaga level air akinya akan lebih awet daripada aki yang mengalami kekurangan kadar air aki.

Untuk menghindarinya, ada baiknya rutin mengecek kondisi aki motor dan menghindari kebiasaan buruk yang membuat aki cepat rusak. Namun, sebelum kita membahas langkah-langkah sederhana supaya aki motor kamu tidak cepat habis dan tidak cepat rusak, kita ulas dulu dua jenis aki: aki basah dan aki kering.

Aki basah. Disebut aki basah karena di dalamnya terdapat cairan elektrolit berupa asam sulfat (H2SO4) yang berfungsi dalam reaksi kimia bersama plat-plat aki. Sifat asam sulfat sangat korotif sehingga aki basah tidak boleh bocor karena cairan elektrolitnya dapat merusak logam.

Aki kering. Aki kering sering disebut juga aki mf (maintenance free) karena tidak memerlukan proses isi ulang (recharge) seperti pada aki basah. Untuk menggantikan cairan elektrolit, aki kering menggunakan gel. Gel ini tidak mudah menguap sehingga aki kering lebih awet dan tidak memerlukan penambahan elektrolit seperti aki basah.

Untuk aki basah, langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan agar aki tetap awet dan tidak mudah rusak (soak) diantaranya:

  1. Rutin mengecek permukaan cairan elektrolit pada aki, minimal setiap 2 bulan sekali. sebisa mungkin permukaan cairan elektrolit tidak melewati limit atas dan tidak kurang dari limit Jika kurang, tambahkan air aki sampai berada di antara limit atas dan bawah.
  2. Cek juga lubang ventilasi di bagian atas aki yang berfungsi sebagai sirkulasi dan saluran pembuangan. Jangan sampai lubang ini tersumbat karena panas yang dihasilkan dalam reaksi kimia di dalam aki tidak dapat keluar dan tidak ada udara segar yang masuk ke dalam. Resikonya aki bisa meledak.
  3. Pastikan agar terminal aki bebas dari kerak karena akan menghambat arus listrik dan sulit dibuka. Cukup dibersihkan dengan air panas, lalu gunakan pelumas gel (gemuk) untuk melumasi baut agar terhindar dari kerak dan karat.
  4. Jika tidak mendesak, gunakan lah kick starter daripada starter elektrik untuk menghemat daya listrik. Namun, bukan berarti tidak pernah menggunakan starter elektrik sama sekali karena jika tidak pernah digunakan justru akan macet. Lebih baik menggunakan kick starter jika sepeda motor tidak dipakai dalam waktu lama. Jika motor susah hidup, jangan memaksakan terus menerus memencet kick starter. Beri jeda sekitar 5 menit baru gunakan lagi starter elektrik.
  5. Nyalakan motor setidaknya selama 15 menit setiap hari agar sistem kelistrikan motor tetap berjalan normal karena proses pengisian listrik yang dilakukan oleh kiprok terjadi ketika mesin menyala.
Aki motor yang rutin dicek akan memperkecil resiko kerusakan mendadak.
Aki motor yang rutin dicek akan memperkecil resiko kerusakan mendadak.

Lalu, bagaimana dengan aki kering? Meskipun bisa dibilang aki kering ini sekali pakai, dan tidak perlu diisi ulang atau rutin dicek karena tidak menggunakan cairan elektrolit, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar usia pemakaian aki kering lebih tahan lama:

  1. Nyalakan motor setiap hari minimal 2 hingga 5 menit karena seperti pada aki basah, proses pengisian listrik kembali oleh kiprok terjadi ketika mesin menyala.
  2. Hindari medan yang berat atau ekstrim seperti jalanan berlubang karena dapat mengguncang gel yang terdapat pada aki kering. Guncangan yang berlebihan dan terus menerus dapat merusak dan memperpendek usia gel aki kering.

Itulah beberapa langkah-langkah sederhana supaya aki motor kamu tidak cepat habis dan tidak cepat rusak. Seperti komponen lainnya, aki pun ada batas waktu pemakaiannya, namun jika rutin dicek dan dirawat otomatis kita tidak perlu mengeluarkan uang tambahan atau mengalami kerepotan di jalan ketika sewaktu-waktu kelistrikan sepeda motor kita mati total.

 

 

 

 

 

 

 

 

#BAGIKAN

Apakah Dengan Mengganti Knalpot Standar Dengan Knalpot Racing Bisa Meningkatkan Tenaga Mesin Motor Kamu?

Banyak orang yang penasaran apakah dengan mengganti knalpot standar dengan knalpot racing bisa meningkatkan tenaga mesin motor kamu? Sebelumnya, mari kita pahami dulu apa fungsi utama knalpot sepeda motor karena dengan memahami fungsi dan cara kerja knalpot sepeda motor kita bisa mendapatkan gambaran jelas tentang pengaruh knalpot terhadap tenaga mesin.

Awalnya, knalpot dipasang di sepeda motor untuk meredam ledakan dari hasil pembakaran bahan bakar dan udara di ruang bakar. Apabila gas sisa pembakaran dibuang langsung ke udara tanpa melalui knalpot, tentu akan menimbulkan suara yang sangat bising.

Namun, ternyata knalpot memiliki fungsi lain daripada sekadar meredam bisingnya pembakaran di mesin motor. Gas buang yang dikeluarkan melalui knalpot ternyata mengalami turbulensi di dalam saluran buang dan jika hal ini dimaksimalkan maka akan menambah power pada mesin melalui fenomena ‘tendangan balik.’

Macam-macam knalpot racing aftermarket
Macam-macam knalpot racing aftermarket

Teknologi knalpot untuk menambah performa mesin motor kian berkembang dengan ditemukannya sistem chamber, di mana knalpot memiliki ruangan di pangkal saluran buang untuk mengakumulasi turbulen agar tercipta tendangan balik yang maksimal. Bentuk knalpot dengan bagian pangkal hingga tengah gendut (seperti pada knalpot sepeda motor 2 tak) adalah contoh knalpot yang menggunakan sistem chamber.

Knalpot racing didesain untuk memaksimalkan pembuangan gas sisa pembakaran dengan lubang pembuanganan yang lebih besar sehingga aliran gas buang pun lebih lancer. Di samping itu, berbeda dari knalpot standar yang dilengkapi dengan filter dan sekat-sekat, knalpot racing didesain se-‘plong’ mungkin sehingga tidak ada hambatan bagi pembuangan gas sisa. Itu lah mengapa knalpot racing sering juga disebut knalpot free flow.

Untuk mesin sepeda motor 2 tak, pengaplikasian knalpot racing sangat menguntungkan karena lonjakan power yang didapat bisa mencapi 10-30 % dibandingkan menggunakan knalpot biasa. Hal itu dikarenakan konfigurasi mesin 2 tak yang lebih sederhana dibandingkan 4 tak sehingga tidak banyak kerugian akibat gesekan yang tejadi di dalam mesin. Selain itu, karena pembakaran pada mesin 2 tak tidak membakar habis bahan bakar, maka ‘tendangan balik’ dari turbulen yang masih mengandung bahan bakar bisa mengoptimalkan pembakaran.

Knalpot motor 2 tak memiliki bentuk yang khas.
Knalpot motor 2 tak memiliki bentuk yang khas.

Lain halnya dengan mesin sepeda motor 4 tak yang memiliki konfigurasi mesin lebih rumit dari mesin 2 tak, pemakaian knalpot racing tidak terlalu memberikan lonjakan performa seperti pada mesin 2 tak. Pembakaran pada mesin motor 4 tak yang lebih efisien tidak menyisakan kandungan bahan bakar pada gas sisa pembakaran sehingga efek ‘tendangan balik’ dari turbulen di dalam knalpot tidak segalak pada mesin 2 tak.

Untuk mengoptimalkan peningkatan performa mesin sepeda motor 4 tak yang sudah menggunakan knalpot racing, akan lebih baik jika beberapa komponen di dalam mesin juga diganti dengan part racing. Salah satu komponen yang bisa diganti dengan part racing adalah camshaft atau noken as karena komponen ini lah yang membedakan mesin 4 tak dari mesin 2 tak yang tidak menggunakan camshaft.

Penggunaan noken as racing pada mesin 4 tak yang telah dipasangi knalpot racing akan memaksimalkan performa sepeda motor karena di samping proses pembakaran dioptimalkan oleh noken as racing, proses pembuangan gas sisa bakar pun juga diperlancar oleh knalpot racing.

Selain keuntungan yang mungkin didapat dengan menggunakan knalpot racing seperti di atas, harus juga diperhatikan kualitasnya dan juga tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh knalpot jenis free flow. Saat ini jajaran kepolisian tengah menggalakkan operasi untuk mengurangi penggunaan knalpot racing yang tingkat kebisingannya bisa mengganggu masyarakat dan pengguna jalan lainnya. Pilih lah knalpot racing yang memiliki kualitas bagus dan tidak menghasilkan suara yang memekakkan telinga.

 

 

#BAGIKAN
Copyright © 2026 Kursus Korter